Hal hebat yang nggak pernah aku mengerti adalah cepatnya waktu berjalan! Tanpa aku sadari, waktu ternyata udah jalan lebih cepat daripada biasanya. Hahh, barangkali karena aku jarang melirik sang waktu. Akhirnya, aku mendengar kabar bahwa kertas-kertas itu telah bersiap menantangku, yah, mereka memilih waktu yang sangat baik 29 Mei 2012. Bukan sebuah tanggal yang buruk untuk mulai berperang dengan kertas-kertas itu. Yah, mungkin kalian akan heran, kenapa aku harus berperang dengan kertas-kertas itu? Bahkan para pejuang lainya, hanya peduli jika mereka sudah dapat membunuh kertas-kertas itu. Tapi mereka tidak berpikir bagaimana mengalahkan kertas-kertas yang berisikan tulisan-tulisan dan menang mutlak atas peperangan itu!
Pada dasarnya untuk menghadapi peperangan itu setiap orang memiliki caranya tersendiri, termasuk aku. Mereka akan menggunakan metode mereka sendiri. Dan bagiku, untuk menghadapi ini semua hal pertama yang harus aku lakukan adalah niatlah yang baik , ubah main set bahwa aku bisa menghadapi dan aku akan keluar menjadi pemenang!
Peperangan ini bukanlah 1 lawan 5. tapi 1 lawan 1. semua pejuang harus berjuang untuk mengalahkan kertas yang mereka hadapi. Berusahalah keluar sebagai pemenang dengan cara yang benar! Kesetiakawanan memang perlu, namun itu disaat sebelum berperang, setia kawan dalam artian mau berbagi, belajar bersama. Apabila dalam perang masih diterapkan konsep berbagi, bukan 1 lawan 1 namanya, bisa berubah menjadi 1 kertas dilawan 3 orang. So guys, jaga kejujuranmu! jangan keluar sebagai pemenang tapi kamu curang terhadap kertas itu!
Inilah contoh nyata perbekalanku sebelum perang :
- Bekal ekonomi kurang 5%
- Untuk sejarah masih harus disiapkan lagi karena perbekalanku dicuri
- Geografi masih kurang 50%
Selebihnya masih dalam proses pengumpulan perbekalan
sedangkan tanggungan yang masih harus aku selesaikan sebelum aku berangkat berperang :
- KARYA TULIS, meskipun kurang melengkapi bab II dan simpulan tapi ya ituk, niat itu belum terbentuk !
Buat blogwalker yang kurang mengerti pemisalanku ini, aku beri sedikit pencerahan kosa kata :
bekal = persiapan tes, belajar
kertas = soal-soal tes
pejuang = pelajar
No comments:
Post a Comment