Showing posts with label memories. Show all posts
Showing posts with label memories. Show all posts

20 July, 2013

Ini ujung dari masa sekolahku. Nggak kerasa sekolah di SMANSA selama 3 tahun itu cepet banget. Kalo nginget-inget lagi. . . 

Masa-masa kelas sepuluh . .

Semacam masa hura-hura sama anak-anak X5. 
Padahal udah mati-matian belajar tiap saat buat memahami fishitka, kimia, ekonomik, dll. tapi tetep aja nilai ipa ngga pernah move on dari batas tuntas.  Tiap ulangan belajar ke basecamp alias rumahnya Meyla Yan Sari sampek jam 11.30 baru deh pulang. Sebagai anak SMA baru, wah itu dikatain cewek super berani. Naik motor tengah malem menembus jalanan kota. Tapi tetep aja dikawal sama Adin Ian Danarko dan Reno Yurivian Utomo. Kalo belajar gitu kita biasa berlima. Aku, cik Shin (Shinta Purwo Putri), Adin Ian Danarko a.k.a Kindun, Reno Yurivian Utomo, Meyla. Kadang-kadang onid sama tinon juga ikut sih. Sebenernya pas belajar kita beneran serius belajar. Share yang belum jelas. Nah tapi.. Kalau baru bosen belajar kita malah nonton TV, pergi ke angkringan, waaa asik banget pokoknya main sama mereka tu.

06 March, 2013

Aku kangen main (travelling). Kayaknya udah lama banget aku nggak main sama temen-temen. Mungkin syndrom kelas 12 ya. Jadi pada fokus belajar - belajar - belajar. Waktu buka-buka foto di leppy ehh ada foto waktu mas-masku dari Tangerang dateng ke Magelang. Terus kita main bareng ke ketep, ke air terjun kedung kayang, sempet ke Jogja juga. Ahh, kangen main pokoknya ! 

air terjunnya ada di ujung sana, hahaha.

17 January, 2013

Terimakasih buat adek-adekku yang udah berjuang keras buat menciptakan maha karya pertunjukan yang awesome ! Wahana Kreasi Siswa 2013 Air Borne. Sebagai anak kelas dua belas aku seneng banget karena 2 tahun lalu aku yang selalu ngublek-ublek acara itu dan nggak kebagian seneng-seneng di depan panggungnya. Aku cuma bisa menikmati acara dari samping panggung, tapi emang bikin bangga banget waktu acara selesai dan liat kakak kelas, temen atau adek kelas seneng bisa ikutan acara wks'nya anak smansa !

Dulu bareng anak-anak ini kami mempersembahkan acara super mewah di jagat smansa. Pas kelas 11 sampek jadi seksi acara yang super ribet super pusing tapi berkat support dari partner sepanjang masaku (red:dewi endang wijayanti) itu semua bisa teratasi. Mungkin bener sih, setiap tahun selalu ada kritikan tentang acaranya yang soundnya bosok lah yang dekor panggungnya mengecewakan lah acaranya ngebosenin lah rebutan tempat duduk lah atau apalah. Tapi tolong ya warga smansa yang baik tolong, kasih kritikan dan solusi bukan cuma hinaan yang aku yakin kamu sendiri belum tentu bisa ngehandle acara sebesar dan semegah ini pas umur kamu masih 16 atau 17 tahun tanpa komando dari orang tua, Hell yeah, OSIS emang awesome !
 

Impian terbesarku buat wks pas aku kelas 12 adalah foto di backdrop di pagi hari, yang ngga pernah bisa aku dapetin selama aku kelas 10 dan 11. Yang

23 November, 2012

Ini adalah janjiku, menceritakan memori-memori dalam sadewa.

Panitia
Sadewa yang aku maksud adalah Seleksi Calon Dewan Eksekutif SMANSA :)
Ya, mereka. anak-anak yang memilih jalan mereka untuk menyetujui kontrak kerja yang panitia berikan. Saling berjuang untuk menjadi dewan eksekutif. Hmm. Lucu memang, siapa yang mengira kalau jalan yang mereka tempuh bukanlah jalan pertarungan untuk menjatuhkan satu dan yang lain. Namun malah tercipta persaan kebersamaan yang hangat. Barangkali karna intensitas bertemu yang menghangatkan suasana diantara kita semua. Inilah potret kegiatan manis yang barangkali akan selalu membekas diingatan kalian, Ndhuk, Le...

04 May, 2012

1 Mei 2012
at SMA Negeri 1 Magelang, about 07:21 A.M

SMS dari OS Tinond : Tik, ayo gladi k pemkot! Sm dendang!
Hahaha, sebuah sms mengejutkan diawal bulan Mei 2012. yeaah ! Entah apa yang mengundangku mengikuti latihan gladi bersih kelompok paduan suara di kantor pemerintah Magelang. Padahal aku selalu absen saat latihan di sekolah. Tapi kesempatan emas itu  aku manfaatkan dengan sepenuh hati karena itu adalah mbolos time. hahaha, dimana aku dapat pergi meninggalkan kelas dengan izin resmi :)
Sayang sekali, waktu gladi bersih berakhir jam 10.00, padahal kami sangat berharap lebih. Tapi di sisi lain aku bersyukur karena sisa waktu itu dapat aku manfaatkan untuk menyiapkan kegiatan pemilihan kartini kartono smansa esok hari. sensasi seksi acara ! selalu sibuk menjelang hari H bahkan disaat hari H ! :D

Saat ini yang ingin aku bagi pada kalian para blog walker adalah bagaimana sensasi 17 tahunku, 17 tahun bukan ditandai dengan kemewahan di meja makan atau bahkan ribuan kado dan bunga dari orang di sekitarmu, namun 17 tahun adalah langkah awal dalam hidup untuk menjadi lebih dewasa dalam segala hal. Sebelumnya, perlu kalian ketahui. Aku lahir tanggal 2 mei. Sejak aku kecil, hampir disetiap ulangtahunku selalu mendapat pelukan dan kado (hal yang aku inginkan) dari orangtuaku. Tapi 2 mei 2012 ini, aku tidak berharap hal-hal seperti tahun sebelumya. Aku hanya berharap, do'a, cinta, kasih, bimbingan yang akan orang-orang berikan kepadaku untuk mengawali langkahku.

30 April, 2012

Minggu pagi, 22 April 2012. Kami (aku dan teman-teman osis 11/12) bersiap melakukan ritual tahunan kami yaitu touring dan bersilaturahmi ke rumah salah satu 11/12. Hal gila yang selalu aku lakukan adalah berangkat mepet. Tapi pagi itu aku bukan hanya mepet tapi telat hampir 45 menit dari kesepakatan. hahaha, *ya maaf :p

sayang sekali yah, dek ifa ngga ikut karena sakit dan dek tiko ngga mau ikut -_____- *nyesel dek!
nama air terjun ini grenjengan kembar, di daerah pakis, kab. magelang. recomended buat dikunjungi, gratis pula! sayang ngga ada yang jual makanan atau nyewain homestay disini. tapi perfect banget!

Touring pagi itu diawali dari SMA Negeri 1 Magelang, lalu menuju rumah si kembar mima-kezia lalu berlanjut ke daerah pakis. 24 orang beriringan menuju satu tujuan. Ya.. rumah dek imam :) berada di kaki gunung merbabu. Hal yang aku lakukan sepanjang perjalanan adalah menyalakan pocket kameraku dan mengambil foto-foto yang menurutku kelak akan menjadi cerita bagi anak-cucuku :D

Karena terlalu lama hidup di kota kecil dan sibuk dengan duniaku yang padat, saat tiba di rumah dek imam, aku sangat terkesan. cakep banget bro! andai saja aku punya villa disana ! udaranya segar. begitu keluar dari halaman, sudah nampak puncak gunung merapi dan hanya dalam hitungan beberapa lagkah kamu bisa mencapai gunung merbabu. amazing!

meaningful photo of me. walking alone by my self for a  goal !
esensi yang bisa aku ambil dari kegiatan ini bukanlah 'mensyukuri karunia tuhan' itu sudah wajar. tapi dari kegiatan ini aku bisa mengambil pelajaran mengenai kebersamaan. saat kami berjalan beriringan, kami tidak boleh meninggalkan satu orang pun. Kalaupun dia terpaksa tertinggal, maka aku sebagai orang yang tahu dan paling dekat harus memberikan petunjuk arah. Banyak esensi yang bisa diambil. Mengenai 'menghargai' terkadang seseorang tidak sadar, kalau sebenarnya orang dihadapannya hanya butuh sebuah senyuman dan sapaan agar ia merasa dihargai atau dianggap. yahh itu beberapa esensi dari touring 11/12.

Ini dia beberapa cuplikan memori kami :
karena rem belakangnya haryo eror, kita ngadem dulu di depan sebuah pabrik kertas :)















pemandangan yang kami dapat selama perjalanan, tapi bukan gunung merapi itu tujuan kami 




Tuh, pemandanganya cakep kan ? jalannya bagus. sepi  pula dan ngga ada lampu merah


11/12 rosyid - juju
11/12 apip - sasa


11/12 tinon - dhanang



























Ini dia beberapa riders :D
Yuk nilai style mereka !

-Rosyid : jeans, jacket, full face helmet, ransel! great ! style kamu pas banget dikatakan style buat touring :) mungkin sama kaos tangan udah perfect!

-Juju :  jeans, jacket, helmet, ransel!  
Cakep banget! udah pas lah

-Apip :  jeans, jacket, helmet, ransel, kaos tangan, slayer !  PERFECT bro! riders sejati lah!

-Sasa : celana pendek, jacket, helmet, ransel 
I love you when you were in pink! cantik!

-tinon :   jeans, jacket, helmet, ransel!  
Gue suka gaya low ! black is not bad!

-dhanang :  jeans, jacket, helmet, ransel!  
mantap bero. lulus uji style touring lah :)














11/12 :)

28 March, 2012

Kadang, aku berpikir, 'Dimana aku bisa hidup nyaman?'

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 
. . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 
. . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 
. . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 


Sebuah pertanyaan bodoh yang harusnya tidak aku ucapkan. Karena harusnya aku menyadari. Tempat yang selama ini kucari adalah rumahku sendiri. Beruntungnya diriku, bisa memiliki lebih dari satu rumah. Meskipun bukanlah rumah secara nyata (di dalam gua, hahaha, we call it as GO). 

Rumah pertama, adalah rumahku yang sebenarnya (dalam kehidupan nyata senyata-nyatanya). Rumah dimana aku tumbuh. Disini adalah tempat pertama kali aku menapakan kaki di dunia ini. Banyak memori di rumah kecil di tengah-tengah perkampungan yang padat. bekas-bekas luka jadi bukti bahwa rumahku memang tempat memorable, contohnya adalah bekas luka di alis sebelah kanan yang aku dapat saat aku belajar merangkak. Kata ibu, luka ini aku dapat karena aku menabrak meja. Lucu memang. sebuah luka kecil namun penuh makna.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 
. . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 
Di rumah ini aku pernah mengalami berbagai suasana, berbagai fase. Aku pernah bahkan sering diajarkan rasanya 'sendirian' seperti tidak ada mahluk lain di bumi ini. Membisu , Membatu. Tapi di dalam pikiranku, aku terus berjalan. Aku sangat merindukan bapak, ibu, kakakku yang berisik, kakakku yang menyebalkan, gosipan kakak iparku, Teriakan nenek dan juga senyum manis keponakanku tersayang. Ahhh, andaikan aku bisa mendapatkan satu hari dalam hidupku, dimana kami berkumpul bersama, melakukan hal-hal menyenangkan bersama. Sayangnya, sampai saat ini hari yang kutunggu tak kunjung tiba. Tapi aku tidak berputus asa. Kami semua memang sibuk dengan dunia kami sendiri. Tapi, kami selalu berjuang bukan untuk diri sendiri. Aku harap suatu saat nanti mereka tahu, betapa aku menyayangi mereka. Meskipun terkadang aku kukuh dengan keegoisan dan kelabilanku. Tapi mereka harus percaya, aku selalu berusaha mendengarkan kata-kata mereka. Aku selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk mereka. Yah, begitulah keluarga. Tenang dan jauh, tapi aku yakin kami saling merindu.

Berbicara mengenai sudut-sudut penuh memori di rumah mungilku, saat ini tempat yang paling nyaman adalah kamarku. Disini aku bebas melakukan apapun, bermimpi apapun, berangan apapun. Hal bodoh yang selalu ku lakukan saat aku masih sangat labil adalah mengunci rapat pintu kamarku sambil menangis ketika aku sangat lelah namun tidak ada yang memperdulikanku. Yah, aku sendiri heran dengan diriku, kenapa aku tidak berkeluh kesah saja? Malah mengunci diri. Itulah fase alay nan labilku. Barangkali kini aku sudah naik satu fase. Menjadi seorang ababil. Tempat yang tak kalah menyenangkan adalah kamar ibu. Saat aku sakit atau sedang tidak tenang, aku ingin berada di dekat ibu. Tidur disampingnya dan berharap mendapat pelukan hangat darinya. Di kamar itu, banyak gosip dan cerita yang sering kuselipkan ketika aku merindukan ibu. How sweet :)

Aku tidak pernah berharap jika suatu hari nanti rumah ini dijual untuk mendapatkan yang lebih baik. Aku tahu, suatu hari nanti aku akan meninggalkan ruangan-ruangan di rumah mungil ini. Namun, rumah ini terlalu banyak merekam hidupku. Banyak hal indah bahkan menyedihkan yang telah disaksikan rumah ini. Meskipun suatu hari nanti, rumah ini akan menjadi rumah yang paling jelek di kota ini. Namun aku tidak akan pernah rela jika rumah ini dipindahtangankan kepada orang lain. Rumahku adalah tempat paling indah.

My sweet home, sweet family. Happy to be here. One day, I'll miss you badly!